puisi cilok

| Tuesday, July 12, 2011 | |
Epigram Stalin

tanah ini berbicara dan kita tak mendengar
tak kedengaran dari sepuluh langkah, kata-kata menghilang

yang kita dengar adalah pendaki Kremlin
pembunuh upahan dan sekumpulan jagal

setiap jemarinya tebal, montel, gagah
setiap patah katanya adalah besi berat menghempap

ada kecoa tertawa di bibir atas, pada wajahnya
pada butnya ada kilau yang tak akan pudar

dari kilau but itu, terpantul wajah-wajah
tuan-tuan berleher-ayam yang berlutut mengelilinginya

satu mengicau, yang lain mengiau, yang lain lagi mengisak
dia menghalakan jari telunjuk lalu omong kosong

dia menjatuhkan hukuman semudah mengulum strawberi dengan lidahnya,
dia bisa saja memeluk mangsanya seperti sahabat lama dari rumah

-oleh Osip Mandelstam
(terjemahan Wahyudi Mohd Yunus)

2 comments:

Mommy Fara Says:
July 22, 2011 at 12:21 PM

Are you my stalin, dwight? - leon bronstein.

Leon trotsky menggelarkan stalin itu fasis. stalin adalah subjek matter bagi leon trotsky utk melawan.

seronok!

SynicalMind Says:
July 22, 2011 at 12:33 PM

menghayati benda-benda dari otak manusia genius. kadang-kala ada keasyikan tersendiri. kadang-kala aku sendiri sengih sendiri sebab macam gelak kat diri sendiri.